Publik Training
Assessment Center Service
Personal Development Program
In-house Training Program
Organizational Development & Intervention
Training Management System
Psychological Testing
Outbound Management Training
Organizational Gathering
Rafting Fun & Gathering
Small Group Activities

Share Value


Chat Me

 

 

 

Facebook







Twitter


Hubungi Kami

Follow Us

Powered by CoalaWeb

Tentang Training

 

Training atau pelatihan didefinisikan sebagai proses pendidikan jangka pendek yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, sehingga tenaga kerja non-manajerial mempelajari pengetahuan & ketrampilan teknis untuk tujuan tertentu.

Sedangkan pengertian Develoment (pengembangan) adalah proses pendidikan jangka panjang yang mempergunakan prosedur sistematis & terorganisir, sehingga tenaga kerja non - manajerial mempelajari pengetahuan konseptual & teoritis untuk tujuan umum.

Jadi secara sederhana dapat disimpulkan bahwa training & development adalah suatu proses peningkatan kompetensi (knowledge, attitude, skill) secara terstruktur dan sistematis berdasar pada "aspek kebutuhan"  untuk mencapai suatu perubahan pada diri individu maupun kelompok yang terukur.  Dimana individu yang sebelumnya "tidak tahu" menjadi "tahu", yang sebelumnya "tidak bisa" menjadi "bisa/mahir".   Hal inilah yang disebut dengan "progress" yaitu follow up dari hasil training.

Training yang efektif, idealnya harus berdasarkan pada kebutuhan training yang biasa disebut dengan "Training Need Analys" (TNA).  TNA diperoleh dari hasil assessmen (penggalian yang terukur) terhadap Individu, kelompok/organisasi, serta lingkup pekerjaaan.

Dalam bidang praktisi SDM, pengelompokan Training, terbagi menjadi 2 (dua) secara umum, yaitu:

  1. Training Kompetensi.
  2. Training Motivasi (Up-Grading).

Dari definisi masing-masing diatas sudah terlihat perbedaannya, yaitu untuk training kompetensi lebih kepada peningkatan aspek kognitif serta skill  guna menunjang tugas dan tanggung jawab berhubungan dengan pekerjaan.  Sedangkan untuk training motivasi lebih mengarah pada "Up-grading" baik untuk individu maupun kelompok (tim).

Untuk training kompetensi yang sering kita jumpai misalnya seperti: computer skill program trainingtax/brevet training untuk accounting, Interviewer SkillAssessorHuman Resources training untuk HRD, Comunication training untuk marketing, negotiation training, training pengoperasian mesin-mesin, dll.

Training kompetensi SDM lebih mengarah kepada peningkatan aspek kognitif serta skill  guna menunjang tugas dan tanggung jawab berhubungan dengan pekerjaan.  Pelatihan berbasis kompetensi merupakan sistem pelatihan dan pengembangan SDM ditempat kerja yang berintegrasi dengan sistem Competensy based HRM.  Kompetensi merupakan suatu keahlian atau skill yang harus dimiliki oleh seseorang dalam mencapai kinerja yang maksimal.  Pelatihan kompetensi yang didesain sebagai jembatan pembelajaran antara knowledge dengan skill untuk dapat berimplementasi secara nyata di tempat kerja.  Dasar kebutuhan kompetensi merupakan hal yang mutlak dalam pengukuran kinerja di perusahaan-perusahaan.

Training kompetensi yang kami rancang merupakan program dasar dalam peningkatan aspek pengetahuan dan implementasi sistem guna mencapai skill yang dikehendaki, penerapan dilapangan dan modifikasi perilaku ke arah implementasi positif.

Training kompetensi akan sangat membantu para pembelajar (student) maupun praktisi dalam menumbuhkembangkan skill yang dibutuhkan tempat kerja untuk mendapatkan kinerja yang baik. 

Kami mendesain pelatihan-pelatihan berasis kompetensi sesuai dengan kebutuhan di perusahaan-perusahaan berdasarkan pengalaman kami dalam ranah konsultansi HR.  Pelatihan kompetensi ini akan sangat bermanfaat dan membantu perusahaan untuk melakukan evaluasi maupun screenniing kandidat yang sesuai dengan kualifikasi kebutuhan jabatan.

Program pelatihan yang berbasis kompetensi di Solution Powerindo Consulting, antara lain: 

  1. Human Resources Officer Program Training (HROP)
  2. Talent for HR
  3. Recruitment Specialist Program Training
  4. Human Resources Legal (ketenagakerjaan)
  5. Training Kompetensi Penyusunan Sistem Remunerasi
  6. Talent for Interviewer
  7. Safety Officer Program Training
  8. Problem Solving & Decision Making
  9. Leadership Program
  10. FGD - LGD Methode and Technique
  11. Pemahaman Dasar ISO 9001:2008
  12. Training For Trainier : Manajemen Training
  13. Teknik Analisa Jabatan
  14. Training Penyusunan Job Description
  15. Training Perancangan Key Performance Indicator (KPI)

 

Untuk training motivasi yang sering kita jumpai misalnya seperti: motivational training, Self development training, team work, Outbound training, gathering, Achievement motivation training (AMT), dll.

Upgrading training program merupakan program-program training yang dirancang untuk meng-upgrade(baca: mengembalikan performance) baik individu, kelompok, maupun organisasi ke tingkat interval kinerja normal guna mencapai kembali kinerja optimal melalui beberapa model-model pendekatan empiris dan praktis. Kita menyadari bahwa setiap individu ketika mencapai puncak (maximum capability),maka mereka cenderung mengalami fluktuasi dalam berpikir sehingga menyebabkan kejenuhan, kebosanan, bahkan mencapai tingkat stress kerja. Ketika hal tersebut dipaksakan tentu saja kinerja individu menjadi terhambat dan kondisi psikologis yang dialaminya akan berdampak buruk pada kondisi fisik, dimana kemudian menyebabkan sakit. Untuk mengurangi kondisi tersebut diatas, idealnya mereka memilih untuk menghentikan aktivitasnya dan melakukan aktivitas relaks, refreshing serta istirahat (cuti/liburan). Secara ilmiah tentu saja model tersebut sangat memebantu dalam mereduksi tingkat stress mereka.

Kemudian pertanyaan selanjutnya, "apakah ketika sekembali dari refreshing, mereka bisa membutuhkan waktu cepat untuk kembali produktif lagi?" tentu saja tidak secepat yang kita prediksi. Mereka membutuhkan recovery (pemulihan), proses adaptasi kembali untuk kembali ke kinerja optimalnya. Oleh karena itu diperlukan beberapa model pendekatan untuk memacu mereka untuk bisa eksist kembali ke tingkat performance mereka. Maka diperlukan Upgrading training untuk mengembalikan performance mereka ke interval kinerja normal untuk mencapai kinerja optimal kembali.

Banyak model-model pendekatan upgrading training yang dipakai untuk meningkatkan performance mereka kembali. Model pendekatan yang dirancang harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi individu, kelompok maupun organisasi saat itu. Aspek-aspek yang perlu digali, antara lain: 

  1. Aspek Fun
  2. Aspek Motivasi
  3. Aspek Kohesivitas
  4. Aspek Team Building
  5. Aspek Goal Setting

Model-model pelatihan yang dikembangkan antara lain: Outbound trainingAchievement motivation trainingPersonal development trainingOrganizational gatheringFamily gatheringRafting gatheringGreat camping gatheringManagement develepment training, dll.

 

  • Untuk Informasi jadwal training Solution Powerindo Consulting (silahkan klik disini)
  • Untuk Informasi handbook training Solution Powerindo Consulting (silahkan klik disini)
  • Untuk mendapatkan informasi training dan pendaftaran silahkan kontak office kami 

 

Portal Publik Training

Jadwal Publik Training 2015

Klik di sini untuk mendapatkan jadwal publik training 2014

Biro Psikologi Kami

Info Lowongan Kerja

Posting Gratis Di Sini

Dinas Tenaga Kerja RI

Dinas Tenaga Kerja Yogyakarta

Sure Creative