Publik Training
Assessment Center Service
Personal Development Program
In-house Training Program
Organizational Development & Intervention
Training Management System
Psychological Testing
Outbound Management Training
Organizational Gathering
Rafting Fun & Gathering
Small Group Activities

Share Value


Chat Me

 

 

 

Facebook







Twitter


Hubungi Kami

Follow Us

Powered by CoalaWeb

Mau langsung dapat kerja setelah lulus kuliah? Yuk, susun strateginya!

 

Oleh. Windya Puspitasari HS, S.Psi

Bukan hanya sekedar lulus dan wisuda saja yang menjadi kebanggaan terbesar untuk rekan-rekan di bangku perkuliahan. Namun, langsung mendapatkan pekerjaan juga menjadi kebanggaan tersendiri, kan? Siapa sih yang tidak ingin langsung mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah? Kata ‘pengangguran’ seakan menjadi momok yang sangat mengerikan bagi mahasiswa-mahasiswa yang akan segera memperoleh gelar sarjana. Bagaimana tidak? Berjuang menyelesaikan banyak hal di bangku perkuliahan namun berakhir dengan menjadi pengangguran tentu bukan menjadi mimpi setiap mahasiswa. Pada kenyataannya, tidak sedikit mahasiswa-mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang berakhir pada status pengangguran, bahkan ada yang menjadi pengangguran berbulan-bulan semenjak kelulusan. Ada apa sebenernya? Apa yang kurang? Bagaimana bisa? Lalu, apa yang harus dilakukan? Ya, pertanyaan seperti itu yang terus berputar di kepala. Mari temukan jawabannya.

 

Langsung bekerja atau tidaknya seseorang bukanlah semata-mata karena faktor keberuntungan. Namun juga ada faktor usaha serta kompetensi yang baik, hal inilah yang kemudian menjadi modal untuk menghadapi dunia kerja. Kebiasaan pribadi seorang mahasiswa selama menuntut ilmu juga lah yang menentukan keberhasilannya di masa depan. Selain itu banyak mahasiswa yang membutuhkan waktu lama untuk menanamkan budaya kerja dalam dirinya dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang buruk selama menjadi mahasiswa, seperti ‘bermalas-malasan’, ‘kehidupan sosial seadanya’, atau motto ‘yang penting selesai’ dalam mengerjakan banyak hal. Dalam memasuki dunia kerja, terkadang pekerjaan yang dijalani tidak sesuai dengan apa yang telah dipelajari semasa kuliah. Lalu bagaimana? Mungkin beberapa hal di bawah ini patut dicoba, yuk simak!

1.Kenali kemampuan diri sendiri

Hal yang paling mudah namun juga sulit dilakukan adalah menilai diri sendiri, sepakat? Namun hal ini penting dilakukan. Mengapa? Karena ketika Anda telah mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri, Anda dapat mengetahui pekerjaan apa yang sesuai dengan tipe pribadi seperti Anda. Pekerjaan apa yang bisa Anda lakukan, pekerjaan apa yang bisa membawa Anda pada kesuksesan. Tidak hanya itu, Anda juga bisa lebih mudah mengerjakan beberapa pekerjaan karena Anda telah mengetahui dimana titik semangat tertinggi dan bagaimana mengatasi diri Anda sendiri ketika Anda mulai jenuh dengan pekerjaan. Hal ini pun bisa Anda implementasikan ketika Anda mengerjakan tugas harian, tugas akhir atau skripsi.

2.Personal Branding

Ketika Anda telah mengetahui apa kelebihan dan kekurangan Anda, kemudian yang dapat Anda lakukan adalah fokus kepada kelebihan Anda. Bukan bermaksud untuk melupakan kekurangan Anda, namun kekurangan bukanlah hal yang harus terlalu dipikirkan, tapi dicari caranya agar kekurangan tersebut dapat menjadi kelebihan Anda. Okay, kembali lagi ke kelebihan Anda. Buat lah list kelebihan yang anda miliki, lalu tentukan satu kelebihan yang paling Anda unggulkan. Untuk apa? Ya, karena untuk mendapatkan suatu pekerjaan dan memenangkannya dari beribu pelamar lainnya, tentulah harus ada yang membuat Anda berbeda dari yang lainnya. Itulah yang disebut Personal Branding. Dimana Anda membuat brand untuk diri Anda sendiri bahwa Anda adalah orang yang seperti apa. Hal inilah yang kemudian akan Anda jual kepada perusahaan-perusahaan yang Anda tuju. Tentu dalam hal brand yang positif ya. Personal Branding ini juga lah yang kemudian akan membuat Anda menjadi seseorang yang limited edition.

3.Tingkatkan Soft Skill

Anda pasti sudah akrab dengan istilah soft skill, ya, percaya atau tidak keterampilan inilah yang sangat dibutuhkan untuk masuk ke ranah dunia kerja. Keterampilan bahasa, berinteraksi, menulis, komputer, negosiasi, memimpin, dan lainnya merupakan contoh dari soft skill yang harus terus dikembangkan. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan soft skill, yaitu dengan mengikuti banyak kegiatan serta organisasi di kampus yang memungkinkan Anda terlibat dalam banyak interaksi dengan berbagai tipe kepribadian. Selain mengikuti kegiatan kampus, bagi Anda mahasiswa tingkat akhir yang hanya mengambil sedikit mata kuliah, ada baiknya untuk mengikuti berbagai program Magang di perusahaan-perusahaan. Mengapa? Karena mahasiswa dengan pengalaman bekerja, apalagi pekerjaan yang hampir searah dengan pekerjaan yang akan Anda ambil setelah lulus, akan mendapatkan nilai tambahan sendiri. Hal tersebut memperlihatkan bahwa sebagai seorang mahasiswa, ia tidak hanya bisa berorganisasi namun juga bisa bekerja. So? Think of it, guys. Don’t waste your time only for playing which gives you nothing. There’s so much things to do for a better future J

4.Aktif mengumpulkan informasi

Mengumpulkan banyak informasi terkait persiapan memasuki dunia kerja sangat penting dilakukan. Dunia kerja dan dunia perkuliahan seringkali berbeda 360 derajat. Mulailah mencari tahu pakaian apa yang harus digunakan untuk datang wawancara atau untuk datang ke kantor. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang dunia kerja, mulai dari CV, surat lamaran, proses interview, budaya perusahaan, dan sebagainya. Hal ini bisa Anda lakukan satu tahun sebelum kelulusan. Jadi, ketika lulus nanti, Anda telah mengantongi banyak strategi untuk masuk ke berbagai perusahaan. Tertarik?

5.Aktif membangun jaringan

Nah, ini dia hal yang tidak kalah penting dalam kelancaran Anda mendapatkan pekerjaan segera setelah Anda lulus kuliah. Jaringan, ya satu kata namun sangat bermakna. Jaringan bisa Anda bangun dari interaksi Anda di bangku perkuliahan, di organisasi, atau di pergaulan Anda bersama teman-teman. Mulailah bersikap baik dan ramah kepada siapa saja, bisa saja kan mereka lah pembuka pintu rejeki Anda dalam hal mendapatkan pekerjaan. Jadilah mahasiswa yang tau dimana menempatkan diri, dengan siapa Anda berhadapan, dan bagaimana Anda harus bersikap, sesuai dengan harapan masyarakat.

6.Tidak putus asa dan terus berdoa

Terakhir, tapi juga yang paling penting, ya, berusaha dan berdoa. Berusaha adalah modal utama dalam mencapai tujuan. Berusaha lah tanpa pernah berfikir akan gagal, waspada boleh saja, namun jangan sampai pikiran Anda tentang kegagalan membatasi ruang gerak Anda. Berusahalah dan stay positive, untuk menjaga Anda tetap pada jalur keberhasilan. Namun, usaha terus menerus tanpa doa bagaikan rumah tanpa atap, tidak sempurna dan tidak bisa digunakan. Percayalah bahwa Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik bagi hambanya, pada waktu dan kondisi yang tepat. Pray, then you really live your life J

Mudah bukan? Anda hanya perlu melakukan sedikit lebih banyak dari apa yang Anda biasa lakukan di kampus. Ingatlah bahwa keberuntungan memang selalu ada, namun bukan satu-satunya modal untuk menjalani hidup Anda. Semoga bermanfaat, and GOOD LUCK! J

“Together we can do better”

 

 

Portal Publik Training

Jadwal Publik Training 2015

Klik di sini untuk mendapatkan jadwal publik training 2014

Biro Psikologi Kami

Info Lowongan Kerja

Posting Gratis Di Sini

Dinas Tenaga Kerja RI

Dinas Tenaga Kerja Yogyakarta

Sure Creative