Publik Training
Assessment Center Service
Personal Development Program
In-house Training Program
Organizational Development & Intervention
Training Management System
Psychological Testing
Outbound Management Training
Organizational Gathering
Rafting Fun & Gathering
Small Group Activities

Share Value


Chat Me

 

 

 

Facebook







Twitter


Hubungi Kami

Follow Us

Powered by CoalaWeb

APAKAH KARIR MASA DEPANMU DITENTUKAN OLEH CURRICULUM VITAE (CV)? APA IYA? YUK CARI TAHU!

 

Oleh. Windya Puspitasari HS, S.Psi.

 

Siapa yang tidak tahu soal Curriculum Vitae? Dewasa ini, Curriculum Vitae yang biasa disebut dengan CV, menjadi sangat populer di kalangan pencari kerja, karyawan-karyawan, bahkan mahasiwa maupun kalangan pelajar sekolah. Mengapa bisa begitu? Curriculum Vitae (CV) merupakan ringkasan aktivitas profesional yang menggambarkan profil diri seseorang.  Termasuk di dalamnya riwayat pendidikan, pekerjaan, organisasi, kemampuan diri, dan lain-lain mengenai gambaran diri seseorang.  Begitu pentingnya CV inilah yang kemudian menjadi hal pertama dan utama yang dilihat oleh perusahaan mengenai profil diri si pelamar. Hal inilah yang kemudian menjadikan CV sebagai sesuatu yang penting dimana kita akan memberikan kesan pertama kepada HRD perusahaan yang kita tuju. Jadi tidak salah bila ada pendapat yang menyebutkan bahwa “Masa depan cemerlang ditentukan oleh CV anda”.  Bagaimana tidak seorang HRD bisa saja memutuskan untuk  meng-hire seorang pelamar hanya dalam 10-20 detik saja atas dasar profil kandidat yang termuat di CV.  Selain itu, seorang HRD tidak memiliki waktu banyak untuk membaca satu persatu dari puluhan bahkan ratusan atau lebih dari CV yang masuk ke perusahaan. Nah, disinilah kemudian pertanyaan-pertanyaan yang seringkali muncul di benak kita adalah “Gimana sih cara membuat CV yang benar?” atau “Seperti apa sih CV yang bisa menarik perhatian HRD untuk berpeluang mendapatkan panggilan tes kerja selanjutnya?” Oke, berangkat dari dua pertanyaan ini, mari kita bahas lebih lanjut soal CV. Let’s check it out!

Pertama yang harus diingat bahwa tujuan dari penulisan CV bagi perusahaan adalah mempermudah melihat kompetensi dan bakat pelamar yang memiliki relevansi dengan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan. Sedangkan untuk pelamar kerja, CV digunakan untuk mendeskripsikan kemampuan yang dimiliki dengan cara realistis dan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dari CV inilah akan tergambar sosok pelamar itu seperti apa, misalnya tentang kepribadian, track record, ambisi, dan seluruh faktor yang menunjang seseorang dalam bekerja dan menyelesaikan tanggung jawab. Dan semua komponen itu harus tergambar dalam satu atau dua lembar kertas saja. Jadi, apa saja yang harus ditulis? Dalam sebuah CV setidaknya berisikan tentang: 

  • Data pribadi, bagian ini berisi nama, alamat, email, handphone dan identitas pribadi lainnya. Data pribadi diletakkan di bagian paling atas dan sebisa mungkin ukuran font lebih besar dari ukuran font lainnya.
  • Foto terbaru, cantumkan foto terbaik dan terbaru anda. Yang paling mendukung adalah jika foto anda  berbusana dan bergaya dengan pose formal.
  • Pendidikan, bagian ini menjelaskan mengenai latar belakang pendidikan formal dan non-formal yang pernah anda ikuti.
  • Pengalaman kerja atau pengalaman organisasi (bagi fresh graduate), bagian ini merupakan bagian yang paling sering mendapatkan perhatian oleh perusahaan yang merekrut terkait jam terbang bekerja atau aktivitas nyata dalam berorganisasi. Oleh karena itu Anda harus menjelaskan secara detail apa yang Anda kerjakan, nama perusahaan tempat kerja sebelumnya, posisi Anda, dan poin-poin pokok pekerjaan yang Anda lakukan sesuai job deskripsi yang mendukung dengan jabatan yang anda lamar.
  • Keterampilan yang dimiliki, bagian ini berisikan tentang keterampilan yang anda miliki seperti, bahasa, komputer, kemampuan mengemudi, kemampuan teknikal dan lain-lain. Sebisa mungkin hindari penulisan keterampilan seperti: mampu berkomunikasi dengan baik, dapat bekerja dalam tim, cepat belajar hal yang baru. Penjelasan seperti itu tidak memberikan nilai tambah karena semua kandidat juga melakukan hal yang sama.  Terlebih juga bahwa kalimat-kalimat tersebut masih dinilai subyektif.
  • Pengalaman Training yang pernah diikuti, bagian ini berisi tentang pelatihan/seminar apa yang pernah anda ikuti.  Pada bagian ini sebenarnya bahwa pihak perusahaan akan melihat sejauh mana aspek pembelajaran dan kemampuan pengembangan diri anda melalui pendidikan non formal.  Dan jika dalam CV anda terlihat adanya pengalaman training dan seminar, maka penilaian pertama dari pihak perusahaan secara umum adalah bahwa anda adalah “aset yang nantinya bisa juga dikembangkan di dalam  perusahaan tersebut melalui learning organization”.

Setelah mengetahui komponen-komponen apa saja yang harus dicantumkan dalam sebuah CV, langkah selanjutnya yang menjadi sangat penting adalah bagaimana membuat CV Anda tak hanya dilirik namun juga dibaca oleh HRD perusahaan yang dituju, serta akan membawa Anda pada pekerjaan atau perusahaan yang diidam-idamkan. Bagaimana caranya? Apa yang harus dilakukan? Meskipun terlihat sepele dan mudah untuk dikerjakan, penulisan CV juga tidak bisa dilakukan secara buru-buru, bagaimanapun juga CV yang akan menarik perhatian adalah CV yang dibuat dengan penuh kesungguhan sehingga tampil sempurna. Luangkan waktu khusus untuk membuat CV dan jangan mudah putus asa. Percaya saja bahwa semakin baik CV yang Anda buat, semakin baik juga penerimaan dari perusahaan yang dituju. Jangan salah lho ya...

Okay, start from initialappearance, yang harus dipikirkan adalah apa yang membuat CV Anda dapat ditarik dan dipisahkan dari ratusan tumpukan CV yang berada di atas meja sang HRD. Berarti yang harus dilakukan adalah Anda harus membuat CV yang berbeda dan eye-catching. Kenapa? Ketika CV anda berbeda dari CV lainnya maka Anda otomatis telah menarik perhatian HRD untuk membaca CV Anda. Dengan apa kita menarik perhatian sang HRD? Ya, tentu saja bisa dengan penggunaan warna, format penulisan ataupun desain template yang tidak monoton, dan yang terpenting singkat, jelas, serta rapi. Let’s talk about this!

Bicara soal warna, warna yang digunakan dalam CV sebaiknya bukan warna-warna yang mencolok. Warna ini pun digunakan pada desain template dan apabila ingin menambahkan warna pada font, sebaiknya font yang diberi warna adalah font judul dari komponen yang ingin dijelaskan misalnya tulisan Data Pribadi diberikan warna biru dan penjelasannya seperti nama, tempat tanggal lahir, nomor handphone dan lain lain sebaiknya tetap diberi warna hitam, mengapa? Ya, agar CV yang kita buat terkesan semi-formal dan sesuai untuk dikirim ke perusahaan.

Selain itu, ingatlah tujuan membuat CV adalah agar Anda mendapatkan kesempatan diantara ribuan kandidat lainnya untuk dipanggil baik wawancara ataupun proses seleksi selanjutnya. Jadi gunakan kreativitas anda untuk bisa “berbeda” dari yang lainnya. Buatlah diri anda menonjol dan diingat dengan impresi positif oleh bagian HRD-nya. Salah satunya dengan menggunakan desain template, sehingga CV yang dibuat tidak hanya berupa tumpukan tulisan saja. Ditambah lagi untuk membuat CV dengan desain template yang menarik Anda dapat menggunakan tool shape di microsoft word atau langsung membuat CV di microsoft publisher dimana telah tersedia berbagai macam template disana. Selain itu Anda juga dapat menggunakan beberapa situs yang menyediakan fasilitas desain CV yang bisa anda sesuaikan dengan keinginan anda, yaitu seperti Vizualize.me, Re.vu, Kinzaa.com dan ResumUP.

Dikarenakan bagian HRD seringkali tidak memiliki banyak waktu untuk membaca satu persatu CV yang masuk ke perusahaan, maka CV yang singkat, padat namun sarat akan informasi menjadi poin terpenting disini. Memang, CV yang efektif memang harus menyajikan informasi secara lengkap, tapi bukan berarti CV Anda harus panjang sekali sampai 10 halaman. Sebaiknya penulisan CV hanya sebanyak maksimal 2 lembar namun sudah mencakup semua informasi tentang Anda. Nah, disinilah kreativitas Anda sangat dibutuhkan. Untuk jenis file CV juga perlu diperhatikan, apabila Anda akan mengirim lamaran kerja via email, sebaiknya gunakan jenis file .pdf agar terlihat lebih rapi. Dan apabila Anda mengirim CV via pos maka gunakanlah kertas yang baik pula seperti kertas A4 80 gram.

Jangan lupa luangkan waktu untuk mengecek ejaan kata dan kalimat sesuai EYD. CV yang anda buat harus 100 % bebas kesalahan eja. Ingat CV merepresentasikan diri Anda jangan, sampai timbul impresi yang kurang baik tentang diri anda hanya karena masalah ketelitian atau kerapian. Hal sepele seperti ini sangat merugikan. Bagaimana? Tidak sulit bukan? Berani mencoba berarti berani membuat perubahan, dan Anda berani untuk menjemput kesuksesan. Yakinlah bahwa semakin baik CV yang Anda buat, semakin baik juga penerimaan dari perusahaan yang dituju. Selamat mencoba dan semoga sukses!

 

“ together we can do better “

 

Portal Publik Training

Jadwal Publik Training 2015

Klik di sini untuk mendapatkan jadwal publik training 2014

Biro Psikologi Kami

Info Lowongan Kerja

Posting Gratis Di Sini

Dinas Tenaga Kerja RI

Dinas Tenaga Kerja Yogyakarta

Sure Creative