Publik Training
Assessment Center Service
Personal Development Program
In-house Training Program
Organizational Development & Intervention
Training Management System
Psychological Testing
Outbound Management Training
Organizational Gathering
Rafting Fun & Gathering
Small Group Activities

Share Value


Chat Me

 

 

 

Facebook







Twitter


Hubungi Kami

Follow Us

Powered by CoalaWeb

Training On Talent For Interviewer, Solusi Optimalisasi Proses Interview 29 Desember 2013

 

Oleh. Beek Rison

Sebagai penutup tahun 2013, SPC memilih pelatihan kompetensi interviewer untuk mengembangkan kompetensi rekan rekan pesertanya dalam melakukan proses interview. Interview merupakan hal penting dalam proses rekrutmen seleksi. Namun proses ini tidak bisa dipandang hanya sebagai suatu proses tes kerja saja, melainkan proses dimana perusahaan dapat menggali informasi mengenai kesesuaian profil dari applicant terhadap budaya perusahaan, fleksibilitas karyawan (kemampuan berkembang sesuai maupun tidak sesuai kompetensinya), serta kompetensi komunikasi dan sosialisasi seorang kandidat. Melihat pentingnya interview itu dijalankan untuk proses rekruitment tentunya penting bagi perusahaan maupun seorang interviewer untuk lebih mengoptimalkan metode dan teknik interview yang dilakukan ketika akan melakukan proses rekrutmen.  Untuk itu pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengoptimalkan proses rekrutmen di dalam perusahaan, khususnya untuk proses dan kegiatan interview itu sendiri sangatlah penting.

 

Pagi itu, tanggal 29 desember 2013 setelah dibuka oleh Tharen A.H. (CO-Trainer) dimulailah training dengan diskusi kecil yang terbagi menjadi 2 kelompok membahas analisa kebutuhan kompetensi sebuah posisi pekerjaan, yaitu seorang Custumer Service Dari awal peserta sudah diajak merasakan langsung “sensasi” aktifitas seorang interviewer. Tentunya dimulai dari tahap paling awal, yaitu analisa jabatan, menyusun kompetensi jabatan dan menyusun langsung jadwal pertanyaan wawancara. Yang kemudian dilanjutkan dengan materi pembuka training ini. Pelatihan dengan metode Learning Shared ini tidak membuka sesi tanya jawab, agar peserta lebih leluasa menanyakan hal-hal yang terlintas dalam pikiran mereka saat pemateri menyampaikan materi. Pada materi pembuka ini pemateri membahas tentang definisi dan konsep interview. Salah satu definisi dipaparkan dari seorang psikolog, Ankur Garg menyatakan bahwa wawancara dapat menjadi alat bantu saat dilakukan oleh pihak yang mempekerjakan seorang calon/kandidat untuk suatu posisi, atau orang biasa yang sedang mencari tahu tentang kepribadian seseorang ataupun mencari informasi. Kemudian pemateri juga menjelaskan alasan yang membuat wawancara itu menjadi penting, yaitu karena dengan wawancara didapat informasi pelengkap, tambahan, mendetail, obyektif dan universal sumbernya. Wawancara biasanya mengunakan teknik tradisional ataupun behavioral. Nah, industri menggunakan wawancara kerja untuk kepentingan pekerjaan, seleksi, dan promosi. Berikut gambaran skema interview dan hal negatif yang harus dihindari oleh seorang interviewer.

Setelah Beristihat dan makan siang, Game Tebak Kata mengawali sesi Kedua training ini. Kemudian sharing pun dilanjutkan untuk membahas Strategi dan Teknik wawancara. Dibawah ini merupakan tahapan mengelola interview yang merupakan salah satu pembahasan di sesi ini. 

Secara mendetail tahapan ini dijelaskan oleh pemateri. “Seorang interviewer HARUS FLEKSIBEL”, tegas disampaikan Oleh pemateri training ini. Seorang interviewer dituntut untuk bisa menghindari bias dan mampu membuat interviewee nyaman, dengan demikian sesuai tujuannya interview akan mendapatkan informasi yang sebenarnya, begitulah salah satu prinsip dalam wawancara disampaikan oleh pemateri. Dijelaskan juga bahwa dasar wawancara ditempat kerja tidak hanya untuk kepentingan rekrutmen, melainkan aplikasi wawancara adalah: individu, kelompok, dan organisasi.

Kemudian pemateri juga menyampaikan salah satu metode yang sangat praktis untuk digunakan pada proses wawancara, yaitu metode Behavioral Event Interview (BEI). Metode BEI sangat berguna untuk menggali kompetensi seseorrang, selain itu metode ini sangat praktis untuk digunakan karena sangat dekat dengan fenomena yang ada dengan dunia kerja. Peserta pun diajak berdiskusi tentang paradigma metode ini.

Setelah mendapatkan penjelasan materi, peserta langsung diajak mempraktekkan menjadi seorang interviewer dan ada yang berperan sebagai seorang yang diwawancarai. Peserta tidak hanya mengingat teori interview saja, namun bisa langsung menerapkan hal-hal yang sudah menjadi bahan diskusi sebelumnya. Setelah  kegiatan praktek, banyak pertanyaan teknis yang muncul terkait permasalahan, cara, tips dan solusi-solusi atas hal teknis yang ada dalam proses wawancara. Kemudian juga pemateri memberikan feedback tentang kemampuan peserta, serta memberikan masukan-masukan agar menjadi interviewer yang baik.Sebagai penutup, pemateri menambahkan penjelasan tentang teknik Analisa SWOT yang berguna untuk menganalisa faktor-faktor di dalam organisasi yang memberikan andil terhadap kualitas pelayanan dan teknik FGD untuk membahas suatu masalah tertentu, dalam suasana informal dan santai dalam wawancara organisasi.

Training ini pun ditutup dengan penyimpulan-penyimpulan materi dan pengisian form kompetensi yang akan menjadi evaluasi training. Dengan diadakan ini, semoga dapat membantu penyelesaian masalah wawancara dan menjadi solusi optimalisasi wawancara bagi peserta dan tentunya perusahaan-perusahaan industri maupun lembaga pemerintahan. Serta peserta memperoleh bekal untuk menjadi pewawancara yang baik, sesuai dengan ilmu yang telah didapatkan dari pelatihan ini. J

J“together we can do better”J

Portal Publik Training

Jadwal Publik Training 2015

Klik di sini untuk mendapatkan jadwal publik training 2014

Biro Psikologi Kami

Info Lowongan Kerja

Posting Gratis Di Sini

Dinas Tenaga Kerja RI

Dinas Tenaga Kerja Yogyakarta

Sure Creative