Publik Training
Assessment Center Service
Personal Development Program
In-house Training Program
Organizational Development & Intervention
Training Management System
Psychological Testing
Outbound Management Training
Organizational Gathering
Rafting Fun & Gathering
Small Group Activities

Share Value


Chat Me

 

 

 

Facebook







Twitter


Hubungi Kami

Follow Us

Powered by CoalaWeb

Peranan Sebuah Job description dalam sebuah perusahaan

 

Oleh : Tharen Akla Haadi

Beberapa dari kita mungkin masih tidak tahu apa itu job description. Sebagian lagi mendefinisikan job description hanya dari permukaan saja, tapi kita tidak tahu secara persis apa itu tujuan dan manfaat job description, mengapa harus ada job description. Maka tulisan dari kami kali ini, akan menjelaskan apa sih sebenarnya job description itu, serta apa aja manfaat dan tujuannya.

Dari beberapa sumber yang di dapat, definisi Job description adalah suatu gambaran sistematis yang berisikan tugas dan tanggung jawab dari jabatan tersebut serta wewenang yang diberikan kepada orang yang memegang jabatan tersebut.Agar kita dapat lebih mendapatkan gambaran lebih jelas dari struktur organisasi, yaitu mengenai tugas atau tangung jawab yang diemban oleh personil didalam organisasi tersebut. Job description dapat dibedakan atas beberapa pengelompokkan jenis job description yaitu :

1.  Fungsi jabatan

Fungsi jabatan berisikan tentang tugas yang harus diketahui oleh sipemegang jabatan dan harus mengetahui hubungan jabatan antara jabatan yang berada diatasnya atau yang dibawahnya.

2.  Posisi jabatan dalam organisasi

Menggambarkan mengenai hubungan jabatan yang berdasarkan struktur organisasi, dan mengetahui tanggung jawab terhadap atasannya dan bawahannya.

3.  Tugas dan Tanggung jawab

Menggambarkan mengenai tugas-tugas yang diemban dalam jabatannya dan harus mempunyai tanggung jawab dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh atasannya.

Job description sendiri memiliki beberapa manfaat yaitu Sebagai evaluasi jabatan pada seseorang, bisa untuk pengukuran standar performance dan alat untuk menilai performance seseorang, sebagai dasar untuk penerimaan pegawai dan merancang program pelatihan, serta Sebagai dasar untuk menyusun jalur promosi dan kesempatan kerja.  

Seringkali kita sulit membedakan antara job description dengan analisis jabatan. Sebenarnya perbedaannya terletak pada fungsi dari masing-masing 2 komponen di atas. Job description adalah untuk menjelaskan bagaimana tanggung jawab, hak, dan wewenang dari sebuah jabatan sedangkan analisis jabatan adalah tahapan setelah dibuatnya job description. Analisis jabatan ini nantinya akan berisi job description dan job spesification.

Peranan atau fungsi dari job description dalam sebuah organisasi atau perusahaan itu sendiri adalah untuk menghindarkan terjadinya perbedaan pengertian, untuk menghindari terjadinya pekerjaan rangkap, serta untuk mengetahui batas-batas tanggung jawab dan wewenang masing-masing jabatan.

Biasanya hal hal yang tercantum dalam job description terdiri dari :

  1. Identifikasi Jabatan, yang berisi informasi tentang nama jabatan, bagian dan nomor kode jabatan dalam suatu perusahaan
  2. lkhtisar Jabatan, yang berisi penjelasan singkat tentang jabatan tersebut; yang juga memberikan suatu definisi singkat yang berguna sebagai tambahan atas informasi pada identifikasi jabatan, apabila nama jabatan tidak cukup jelas
  3. Tugas-tugas yang harus dilaksanakan. Bagian ini adalah merupakan inti dari Uraian Jahatan dan merupakan bagian yang paling sulit untuk dituliskan secara tepat. Untuk itu, bisa dimulai menyusunnya dengan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang apa dan mengapa suatu pekerjaan dilaksanakan, dan bagaimana cara melaksanakannya
  4. Pengawasan yang harus dilakukan dan yang diterima. Bagian ini menjelaskan nama-nama jabatan yang ada diatas dan di bawah jabatan ini, dan tingkat pengawasan yang terlibat
  5. Hubungan dengan jabatan lain. Bagian ini menjelaskan hubungan vertikal dan horizontal jabatan ini dengan jabatan-jabatan lainnya dalam hubungannya dengan jalur promosi, aliran serta prosedur kerja
  6. Mesin, peralatan dan bahan-bahan yang digunakan
  7. Kondisi kerja, yang menjelaskan tentang kondisi fisik lingkungan kerja dari suatu jabatan. Misalnya panas, dingin, berdebu, ketal, bising dan lain-lain terutama kondisi kerja yang berbahaya
  8. Komentar tambahan untuk melengkapi penjelasan di atas

Dengan adanya penjelasan di atas, harapannya kita semua tidak salah dalam menilai apa itu job description dan bisa lebih mengetahui fungsi dari job description itu sendiri. Semoga bermanfaat.

"together we can do better ..."  

 

 

 

Portal Publik Training

Jadwal Publik Training 2015

Klik di sini untuk mendapatkan jadwal publik training 2014

Biro Psikologi Kami

Info Lowongan Kerja

Posting Gratis Di Sini

Dinas Tenaga Kerja RI

Dinas Tenaga Kerja Yogyakarta

Sure Creative